Sunday, August 7, 2011

PNS Saling Cakar Gara-Gara Absensi

Bima Online-Dua PNS dari Puskesmas Ranggo yang terlibat saling cakar kemarin mendapat pembinaan langsung dari Wakil Walikota Bima bersama Sekda dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

Kedua wanita berinisial Sr dan Sw telah dipanggil dan dimintai keterangan terkait kasus perkelahian mereka sebelumnya. ‘’Hasil klarifikasi terhadap dua orang itu, mereka mengaku terjadi kesalahpahaman soal absensi,’’ aku Kepala BKD Kota Bima Drs H Sukri M Si.
Menurutnya, buku absensi pegawai ternyata dipegang oleh mereka yang bukan bertugas untuk itu. Absensi pegawai seharusnya dipegang oleh Tata Usaha. ‘’Agar persoalan itu tidak terulang, buku absensi pegawai dikembalikan pada petugas. Tidak boleh lagi buku absen dipegang oleh yang bukan TU,’’ tegasnya.

Selain telah dilakukan klarifikasi langsung dengan oknum Sr maupun Sw, Sekretaris Daerah (Sekda) di dampingi BKD, Selasa pagi melaksanakan apel di Puskesmas Ranggo. Sekaligus memberikan pembinaan pada pegawai setempat.

Kasus saling cakar antara dua orang wanita pegawai Puskesmas Ranggo Senin lalu dipicu persoalan absen. Oknum Sw ngotot meminta buku absensi yang dipegang Sr, sehingga terjadi saling dorong dan saling cakar antara mereka.

Buntutnya kasus itu dilaporkan pada Pol PP Kota, berlanjut hingga ditangani oleh BKD dengan memanggil kedua wanita tersebut.

Saturday, August 6, 2011

Benarkah Gita Gutawa Merokok ?

Bima Online-Masih belia, cantik dan berbakat dan masih banyak sederetan predikat yang baik-baik diperuntukan buat Gita Gutawa sehingga bisa di katakan jika melihat Gita Gutawa siapapun akan enggan berkomentar yang jelek-jelek untuk dia.

Tapi dengan kemunculan beberapa pose Gita Gutawa yang tertangkap kamera sedang Dugem dan tampak terselip Rokok di jemarinya hal ini membalikan imej itu runtuh dan berbalik 180 derajat....hmmmmmm

Bagaimana Penilaian anda selanjutnya....? Think twice.


Friday, August 5, 2011

Bunyikan Petasan, Tujuh Anak Diamankan

Bima Online–Tujuh orang anak dari Kelurahan Santi dan Sadia diamankan polisi Bima Kota karena dianggap mengganggu ummat Islam yang melaksanakan ibadah puasa. Ketujuh anak ini membunyikan mercon dan petasan dinihari hari Rabu, saat salat subuh.

Sehari sebelumnya tiga orang anak dari Kelurahan Rabangodu juga sempat diamankan terkait masalah yang sama. ‘’Dari tujuh orang anak yang kita amankan subuh hari Rabu, salah seorang di antaranya mahasiswa,’’ aku Kaur Reskrim Polres Bima Kota Ipda Abdul Salam.

Sejumlah pelaku yang membunyikan petasan dan mercon tersebut diakui tidak ditahan. Tapi diberikan pembinaan dengan memanggil orang tuanya, sehingga tidak mengulangi perbuatan.

Kapolres Bima Kota AKBP Kumbul KS SIK ditemui terpisah mengaku sejak dimulainya bulan Ramadan 1432 Hijriyah, pihaknya mengintensifkan razia petasan dan operasi terhadap motor protolan yang dapat mengganggu pelaksanaan ibadah umat Islam. ‘’Selain telah mengamankan 12 orang anak karena petasan, untuk motor ptrotolan kita sudah amankan sepuluh unit,’’ sebutnya.

Sepeda motor itu ditangkap di sekitar wilayah Paruga NaE, Kelurahan Sadia, Lapangan Merdeka, Lapangan Pahlawan, kawasan Ama Hami dan lainnya. ’’Sebelum kita mengambil tindakan tegas terhadap motor protolan maupun petasan, seminggu sebelum bulan puasa kita sudah lakukan sosialisasi awal. Agar selama bulan Ramadan tidak ada petasan, judi, miras, prostitusi. Kemudian sepeda motor yang digunakan sesuai standar, sehingga tidak menimbulkan kebisingan,’’ terangnya.

Menyinggung hasil razia petasan selama bulan Ramadan diakui telah diamankan beberapa dus, beberapa liter miras dan lainnya. ‘’Selama Ramadan ini kita akan giatkan operasi menjelang magrib, selesai tarawih, sebelum dan sesudah salat subuh. Sekaligus sebagai langkah antisipasi kasus curat dan curas,’’ katanya.

Sumber : lombokpost.co.id

Pemkot Bima Pecat PNS Malas

Bima Online-Peringatan dan ancaman terus ditebarkan Pemkot Bima kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang tidak disiplin. Tindakan keras ditunjukkan Pemkot dengan memecat oknum PNS yang terbukti menggunakan ijazah palsu.

Tidak cukup itu, Pemkot Bima juga memecat Kasi Umum dan Keuangan Kantor Kelurahan SambinaE, Nurma. Yang bersangkutan terbukti meninggalkan tugas dalam waktu yang cukup lama. Saat ini, Pemkot Bima juga tengah memroses puluhan PNS yang diduga melanggar disiplin. Lima di antara mereka terancam dipecat.

Sejak berlakunya PP 53 tahun 2010 tentang Disiplin PNS, puluhan pegawai di lingkup Kota Bima diproses, akibat tidak masuk kerja. Pemberhentian Kasi Umum dan Keuangan tidak atas permintaan sendiri itu dilakukan dengan dasar SK Walikota Bima Nomor 283 tahun 2011, tanggal 9 Juli 2011, dengan hukuman disiplin berat.

‘’Bersangkutan dikenakan pasal 7 PP 53 Tahun 2010, jika PNS meninggalkan kerja tanpa ada alasan dengan akumulasi 46 hari ke atas, akan diberhentikan dengan hormat, tidak atas permintaan sendiri,’’ aku Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Bima Drs Abdul Wahid.

Sementara hasil rekapitulasi kehadiran Nurma yang diperoleh dari kantor Kelurahan SambinaE. Bersangkutan tidak masuk kerja terhitung sejak September 2010, sampai dikeluarkannya SK pemberhentian.

Dengan begitu di tahun 2011 ini, tercatat dua orang PNS yang dipecat, karena tersangkut kasus ijazah palsu dan tidak masuk kerja. Selain itu, saat ini BKD sedang memproses sebanyak 20 orang pegawai lingkup Kota Bima karena tidak mentaati aturan jam kerja.

Sebanyak 20 orang pegawai yang diproses itu, berasal dari berbagai Dinas dan instansi lingkup Kota Bima, yakni dari Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan (BKP2) sebanyak enam orang, lima orang staf Kelurahan, tiga orang dari Dinas Kebersihan dan Pemakaman, dua orang dari Dishubkominfo, dua orang dari kantor Arsip dan perpustakaan dan masing-masing satu orang dari Dinas PU dan Dinas Sosial.

Mereka terancam hukuman disiplin berat hingga sedang, karena tidak mentaati ketentuan jam kerja, atau melanggar PP 53 Tahun 2010. ‘’Dari 20 orang itu, lima orang terancam hukuman disiplin berat, selebihnya hukuman disiplin sedang,’’ sebutnya.

Sumber : lombokpost.co.id

Monday, August 1, 2011

Enno Lerian Menikah Lagi

Bima Online - Enno Lerian Menambah daftar panjang nama-nama Artis Tanah air dengan predikat Artis Doyan Kawin Cerai. Sudah tak terhitung jumlahnya dan memang tidak pernah ingin menhitung karena sepertinya fenomena kawin cerai sudah menjadi hal yang biasa bagi mereka yang konon katannya " Publik Figur ".

Terlepas dari itu semua " Selamat Menempuh Hidup Baru " harus kita ucapkan kepada kedua pasangan ini karena telah menjauhkan diri mereka sendiri dari hal-hal yang tidak baik atau hal-hal yang seharusnya tidak boleh terjadi.

Jum'at Khusyu' di Town Centre Bima

Bima Online - Suasana saat sholat Jumat di Town Centre Bima, depan Masjid Sultan Muhammad Sholahuddin. Pemberlakuan Perda Jumat Khusyu', jalan jalan ditutup, Bank, Kantor dan Pertokoan juga tutup antara jam 12 sampai jam 1 siang.

Foto dan Narasi By : Honest D Molasy

Apapun di Angkut...Ga Masalah Bro !!!

Bima Online - Bis antar kota yg menghubungkan Bima - Sumbawa, sekitar 8 jam perjalanan. Apapun diangkut, mulai dari tas, barang dagangan, hewan ternak sampai sepeda motor. Kalau bis penuh, bisa naik diatas, dijamin full AC.

Foto dan Narasi by : Honest D Molasy

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Web Host